Agen bola

 

FOTO:Bongarts/Getty Images/Daniel Kopatsch
Roma - Kemenangan 2-0 d leg pertama tidak akan menjamin kelolosan tim Anda ke babak selanjutnya. Setidaknya demikianlah yang dipelajari Lazio dari laga AC Milan vs Barcelona.

Mereka yang menyaksikan Liga Champions dalam beberapa pekan terakhir tahu cerita antara Rossoneri dan El Barca. Kemenangan 2-0 yang diraih Milan di leg pertama menjadi sia-sia di Camp Nou. Barca menggila di kandangnya itu dan Milan mereka lumat 4-0. Kemenangan di San Siro pun seperti jadi sia-sia.

Situasi Lazio tidak jauh berbeda. Pada leg I babak 16 besar Liga Europa, mereka menang 2-0 atas Stuttgart lewat gol Ederson dan Ogenyi Onazi. Bedanya, Lazio meraih kemenangan di kandang tim asal Jerman tersebut.

Kendati punya keuntungan dua gol tandang, Lazio enggan lengah. Belum lagi, hasil mereka di Seri A tidak sebagus di Liga Europa. Dua laga di kompetisi domestik, yang diselingi laga melawan Stuttgart tersebut, berakhir dengan kekalahan.

“Kami harus membidik kemenangan,” ujar manajer Lazio, Vladimir Petkovic, di situs resmi UEFA.

“Pertandingan antara Barcelona dan Milan menunjukkan bahwa kemenangan 2-0 belum menjamin kelolosan ke babak selanjutnya. Kita harus mengingat ini.”

Lazio tidak ingin berhenti cepat-cepat. Petkovic menegaskan bahwa target mereka adalah melaju sejauh mungkin di Liga Europa. Bahkan, kalau bisa, memenanginya.

“Kami harus maju selangkah demi selangkah. Pertama-tama, kami harus menang dan lolos.”

“Di Liga Europa ada banyak tim yang kuat. Tapi, tim yang tidak ada tim yang tidak terkalahkan. Yang jelas, kami ingin melaju sejauh mungkin di Liga Europa,” kata pria berusia 49 tahun ini.

 

Sumber: Detiksport

 

Pasaran bola

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

promo asiatangkas