Agen bola

FOTO:Getty Images

Manchester - Pada suatu waktu klub-klub Inggris pernah tampil mengilap di kancah Liga Champions. Pada 2008-09, tiga dari empat tempat di semifinal bahkan diisi klub Inggris. Kontras dengan saat ini ketika tak ada satupun yang bisa menembus babak delapan besar.

Sejak 1996, 17 tahun lalu, baru kali ini lagi tim Inggris tidak mampu mencapai perempatfinal Liga Champions. Manajer Arsenal Arsene Wenger, yang timnya paling akhir tersingkir dari ajang itu, menyatakan ini mesti diwaspadai benar oleh Liga Primer Inggris.

Pun demikian, mantan bek kanan Manchester United Gary Neville menilai situasi tidak seserius itu. Menurutnya yang terjadi saat ini cuma bagian dari siklus. “Kami sedang tidak tangguh. Tak ada gunanya membantah itu,” kata Neville di Sporting Life.

“Dari 2005 sampai 2013 kami memiliki delapan atau sembilan finalis, yang mana merupakan persentase kesuksesan luar biasa jika Anda juga menyertakan semifinalis.”

“Tapi Barcelona dan Real Madrid sudah lebih kuat, tim-tim Jerman lebih kuat, Juventus pun terlihat mulai bangkit. Semua ada siklusnya. Anda tak bisa selalu ada di puncak.”

“Mungkin kami sedang menjalani sebuah periode di mana kami sedikit menurun. Tapi ini mungkin langsung berubah tahun depan atau tahun setelahnya,” prediksi Neville.

 

Sumber: Detiksport

 

Pasaran bola

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

promo asiatangkas